Tawarkan Kedalaman Pasar, Panda Bond Berpotensi Jadi Acuan Harga Obligasi Indonesia

5 hours ago 20

Tawarkan Kedalaman Pasar, Panda Bond Berpotensi Jadi Acuan Harga Obligasi Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip Tangkapan layar dari Youtube - Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede. ANTARA/ Youtube-Jessica Hidaya/pri. (ANTARA/ Jessica Hidayat)

jpnn.com, JAKARTA - Penerbitan Panda Bond dinilai strategis bagi Indonesia untuk menembus pasar domestik Tiongkok sekaligus menetapkan acuan harga obligasi nasional di negara tersebut.

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menilai pasar obligasi ini dinilai potensial untuk mendukung pendanaan dalam skala besar secara berulang.

Kendati demikian, Indonesia harus bersiap menghadapi tantangan administratif yang mencakup pelaporan wajib berbahasa Mandarin, proses pemeringkatan lokal, persetujuan regulator, hingga regulasi pemindahan dana yang ketat.

“Artinya, obligasi Panda menawarkan kedalaman pasar yang lebih baik, sedangkan obligasi Dim Sum menawarkan keluwesan pelaksanaan yang lebih tinggi,” kata Josua saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Josua menjelaskan, perbedaan utama Panda Bond dan Dim Sum Bond terletak pada pasar penerbitannya. Obligasi Panda diterbitkan di pasar domestik Tiongkok dan terutama menjangkau investor institusi yang memiliki dana dalam renminbi di Tiongkok.

Sedangkan obligasi Dim Sum diterbitkan di luar Tiongkok, terutama melalui Hong Kong, dan lebih banyak menjangkau investor internasional yang mengelola dana renminbi luar negeri.

“Dengan demikian, obligasi Panda memberi akses yang lebih langsung dan lebih dalam kepada tabungan domestik Tiongkok, sedangkan obligasi Dim Sum memiliki keunggulan dalam fleksibilitas pemanfaatan serta pemindahan dana lintas negara,” jelas Josua.

Ketika ditanya mengenai seberapa besar potensi permintaan investor domestik Tiongkok, Josua menilai potensi permintaannya cukup kuat meski tetap bergantung pada harga.

Penerbitan Panda Bond dinilai strategis bagi Indonesia untuk menembus pasar domestik Tiongkok sekaligus menetapkan acuan harga obligasi nasional di negara itu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |