Tak Hanya Hutan, Orang Utan Pun Terancam Punah Karena Karhutla

4 hours ago 21

Jumat, 04 September 2026 – 19:30 WIB

Tak Hanya Hutan, Orang Utan Pun Terancam Punah Karena Karhutla - JPNN.com Jogja

Orang utan yang mati karena karhutla di Kalimantan. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memakan korban satwa liar di Kalimantan. Kematian tragis orang utan jantan bernama Sampurna di kawasan perkebunan kelapa sawit, Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8), menjadi alarm keras akan besarnya ancaman karhutla terhadap keberlangsungan hidup spesies langka ini.

Sampurna ditemukan dalam kondisi lemas dan mengalami gangguan pernapasan berat.

Meski telah dievakuasi oleh Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan mati pada pukul 15.20 WIB.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Raden Wisnu Nurcahyo menegaskan bahwa karhutla bukan sekadar merusak vegetasi, melainkan menghancurkan seluruh sistem penopang hidup orang utan.

Api menghancurkan pohon-pohon tinggi yang menjadi tempat bergelantungan, bersarang, serta sumber makanan utama orang utan.

Asap dan kobaran api memaksa orang utan turun ke tanah dan bergerak mendekati perkebunan atau pemukiman warga demi bertahan hidup.

“Karhutla ini memaksa orang utan turun ke tanah karena tempat mereka bergelantungan habis terbakar. Kadang-kadang karena sumber pakan tidak ada, ya, dia mencari makanan di dekat permukiman atau kebun warga,” kata Wisnu, Jumat (4/9).

Menurut dia, pergerakan orang utan ke area manusia meningkatkan risiko luka bakar, dehidrasi, kelaparan, hingga potensi konflik fatal dengan warga setempat.

Guru besar UGM mengingatkan bahwa karhutla berpotensi untuk membunuh lebih banyak orang utan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |