jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan langkah strategis guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, perihal pendidikan negeri gratis hingga jenjang perguruan tinggi.
Kemdiktisaintek telah melakukan penghitungan kebutuhan pembiayaan, sebagai bagian dari kajian untuk memastikan kebijakan tersebut dapat dirancang secara terukur dan berkelanjutan.
Seusai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Senin (21/9), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menuturkan arahan Presiden telah ditindaklanjuti, dengan mengkaji kebutuhan standar pembiayaan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN).
Penghitungan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk melihat kebutuhan anggaran sekaligus berbagai kemungkinan skema penerapan pendidikan tinggi gratis.
Menteri Brian menuturkan pemerintah juga tengah memetakan kondisi masing-masing PTN, termasuk kebutuhan setiap perguruan tinggi dan jumlah mahasiswa.
Hasil penghitungan dan pemetaan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden, sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skema serta tahapan implementasi kebijakan.
“Bapak Presiden sebenarnya pernah memerintahkan kami beberapa waktu lalu untuk melakukan kajian mengenai hal ini. Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kami sudah kalkulasi,” ujar Menteri Brian.
Kemdiktisaintek selanjutnya akan melihat kemungkinan penerapan kebijakan tersebut secara menyeluruh maupun melalui tahapan.

















































