Regenerasi Atlet Bulutangkis, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

2 hours ago 17

Regenerasi Atlet Bulutangkis, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026. Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026, sebagai wujud komitmen mendukung pembinaan olahraga nasional secara berkesinambungan.

Turnamen Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) ini berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, pada 13–18 Juli 2026.

Ketua Pelaksana Azwar Janur, menyampaikan Kejuaraan tahun ini diikuti 673 atlet perwakilan 89 klubdari 15 provinsi di Indonesia.

Para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna, untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.

"Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," terang Azwar.

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung mengatakan Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, dengan mendorong kompetisi yang sehat, kompetitif, serta profesional.

"Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi bersama PBSI dalam penyelenggaraan Sirnas C, untuk jangka waktu dua tahun. Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa," ujar Agung.

Agung menjelaskan, kejuaraan ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juaramaupun poin peringkat nasional.

Pupuk Kaltim mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |