jpnn.com, JAKARTA - Citra Maja City, township seluas lebih dari 2.000 hektar yang dikembangkan oleh Ciputra Group di Maja, Kabupaten Lebak, Banten makin berkembang.
Dept. Head Marketing Communication Citra Maja City, Raymond Christantyo, mengatakan kawasan tersebut dirancang sebagai kota mandiri dengan konsep berbasis Transit Oriented Development (TOD), yang terintegrasi dengan layanan KRL melalui Stasiun Maja.
“Dari lokasi ini, waktu tempuh menuju Jakarta berkisar 70 menit dengan biaya yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp 5.000 hingga Rp 7.000,” jelas Raymond dalam keterangannya di Jakarta, (22/4).
Sebagai kota mandiri, Citra Maja City dikembangkan dengan pendekatan berkelanjutan yang mengintegrasikan hunian, fasilitas publik, serta aktivitas ekonomi dalam satu kawasan.
Raymond menjelaskan perencanaan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan konektivitas dan kemudahan mobilitas, termasuk optimalisasi akses transportasi publik.
“Sejumlah fasilitas telah beroperasi dan mulai menghidupkan kawasan,” ujar Raymond.
Di sektor pendidikan, tersedia Sekolah Muslim Cendikia dan Sekolah Mutiara Bangsa. Layanan kesehatan didukung oleh Klinik Eco Medika yang terintegrasi dalam jaringan Ciputra Hospital.
Kemudian, menunjang kebutuhan gaya hidup, kawasan ini dilengkapi Ecoplaza sebagai pusat komersial dengan berbagai tenant makanan dan kebutuhan harian.








































