jpnn.com - TANJUNGPINANG - Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan Bahtera Nusantara 03 dilaporkan hilang dan diduga terjatuh di perairan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang tengah menggelar operasi pencarian terhadap korban.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan insiden bermula saat KMP Bahtera Nusantara 03 bertolak dari Tanjung Uban menuju Tambelan, Kabupaten Bintan, Selasa (21/7), sekitar pukul 23.00 WIB.
Kemudian pada Rabu (22/7), sekitar pukul 05.00 WIB, anak korban menyadari bahwa ibunya yang bernama Christina Lindasari (43) sudah tidak berada di atas kapal.
"Pada saat disadari, ibunya sudah hilang," kata Fazzli di Tanjungpinang, Kamis (23/7) malam.
Informasi hilangnya penumpang tersebut resmi diterima Kantor SAR Tanjungpinang, Rabu (22/7), pukul 19.30 WIB dari pihak ASDP Tanjung Uban.
SAR Tanjungpinang telah mengerahkan 22 personel menuju lokasi kejadian menggunakan armada Kapal Negara (KN) SAR 209 dari Dermaga Kampung Bulang, Kamis (23/7), sekitar pukul 07.30 WIB. Tim meluncur menuju area pencarian yang berjarak sekitar 37 nautical mile (Nm) pada radial 130°.
Fazzli mengatakan operasi pencarian berfokus menggunakan metode track line atau menyisir sepanjang jalur yang dilewati KMP Bahtera Nusantara 03, dengan bentangan jarak sejauh 40 Nm dan track spacing 2.5 Nm.
"KN SAR 209 dijadwalkan tiba di lokasi pencarian pada pukul 10.30 WIB untuk melakukan penyisiran maksimal guna segera menemukan korban. Sampai saat ini korban masih belum ditemukan," kata Fazzli. (antara/jpnn)











































