jpnn.com, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi gerak cepat Pemprov Jatim yang langsung mengerahkan helikopter pengebom air ke kawasan TWA Kawah Ijen guna mengendalikan karhutla yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso, Minggu.
"Alhamdulillah pengajuan kami untuk bantuan helikopter water boombing direspons cepat oleh Pemprov Jatim, terima kasih Ibu Gubernur, semoga kebakaran di kawasan TWA Kawah Ijen segera dapat diatasi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Minggu.
Sementara itu, Tenaga Ahli BPBD Provinsi Jawa Timur, Bagio menyampaikan operasi pemadaman karhutla dari udara diprioritaskan di sekitar jalur pendakian.
Menurut dia, area sekitar jalur pendakian TWA Kawah Ijen dinilai penting karena menjadi salah satu kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.
"Untuk operasi pemadaman dari udara ini, kami prioritaskan di jalur pendakian," kata Bagio.
Dia menjelaskan bahwa jumlah penyiraman yang dapat dilakukan dalam sehari belum bisa dipastikan, karena helikopter bergantung pada ketersediaan sumber air dan kondisi cuaca di Gunung Ijen.
"Kalau seperti di Gunung Semeru, sehari bisa 20 kali, karena lokasi air dekat, Sedangkan di Ijen kami tidak bisa memastikan, tergantung dengan cuaca, terlebih di atas anginnya kencang," kata dia.
Untuk memenuhi kebutuhan air, petugas telah menyiapkan sejumlah sumber air yang dapat digunakan, di antaranya embung di kawasan Medco Geothermal.















































