Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada, Dilarang Mendekat ke Gunung Anak Krakatau

2 hours ago 15

Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada, Dilarang Mendekat ke Gunung Anak Krakatau

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kini berstatus Siaga. ANTARA/HO-Basarnas Banten

jpnn.com, JAKARTA - Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kini berstatus Level III atau Siaga.

Kepala KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha mengatakan nakhoda wajib mengikuti perkembangan aktivitas gunung api tersebut melalui sumber resmi pemerintah.

“Nakhoda agar senantiasa memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan oleh PVMBG, BMKG, BPBD setempat, serta instansi pemerintah terkait,” kata Yogie dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9).

Selama status Level III masih berlaku, kapal juga dilarang mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Yogie meminta nakhoda memperhitungkan kondisi cuaca dan arah sebaran abu vulkanik dalam merencanakan pelayaran.

Informasi keselamatan pelayaran dari instansi berwenang juga harus menjadi perhatian.

Jika terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan pelayaran, nakhoda diminta segera melakukan tindakan penghindaran.

“Nakhoda agar segera mengambil tindakan penghindaran yang diperlukan serta melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, Syahbandar terdekat, atau instansi terkait,” ujarnya.

Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kini berstatus Siaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |