jpnn.com, JAKARTA - Persaingan di dunia desain grafis mendadak makin panas. Google resmi melempar alat pengeditan anyar berbasis AI bernama Google Pics.
Alat terbaru itu menjadi sebuah langkah terang-terangan Google untuk menantang dominasi Canva dan Adobe Express.
Bukan sekadar penambah fitur, Google Pics membawa cara main yang sama sekali berbeda.
Jika selama ini Canva memanjakan kita dengan ribuan templat yang harus disusun manual satu per satu, Google Pics justru membalik logikanya.
Di sini, Anda tidak lagi merancang dari lembar kosong.
Cukup ketik perintah (prompt), biarkan AI bekerja, dan hasil desain langsung tersaji dalam hitungan detik.
Model AI Nano Banana milik Google menjadi otak di balik layar yang menerjemahkan imajinasi Anda menjadi visual—mulai dari poster promosi, materi media sosial, hingga ilustrasi rumit.
Eits, bukan berarti peran kreator terbuang. Pengguna tetap memegang kendali penuh.









































