jpnn.com - Polemik pemanggilan pemain Timnas voli putri Indonesia untuk Asian Games 2026 kembali mencuat.
Dari daftar 12 pemain yang dipersiapkan, tidak ada nama Tisya Amallya Putri.
Setter kelahiran 11 Oktober 2005 itu sejatinya menjadi salah satu pemain penting karena memiliki pengalaman dan jam terbang di berbagai turnamen internasional.
Asisten pelatih Timnas voli putri Indonesia Bobby Ade Setiawan mengungkapkan keputusan terkait komposisi pemain merupakan hak prerogatif pelatih dan pengurus.
Menurutnya, pelatih dan manajer memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan daftar pemain yang akan dibawa ke setiap turnamen.
“Urusan pemain yang dipanggil ditentukan langsung oleh pelatih serta pengurus. Kami hanya meneruskan data serta statistik permainan kepada pelatih sebelum diolah lebih lanjut,” ujar suami Yolana Betha Pangestika itu saat dihubungi JPNN.com, Rabu (2/9).
Tisya diketahui tidak lagi masuk dalam skuad sejak tampil pada AVC Continental 2026. Posisinya sebagai setter kemudian diisi oleh Shakira Ayu Tirta Wijaya.
Kini, posisi tersebut akan ditempati pemain Gresik Petrokimia, Ajeng Nur Cahaya.









































