jpnn.com, JAKARTA - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, berharap pertemuan damai antara kilennya dan Sarwendah yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026, dapat menghasilkan kesepakatan yang benar-benar dijalankan oleh kedua belah pihak.
Minola mengatakan, pengalaman pertemuan serupa pada 2024 menjadi pelajaran penting.
Saat itu, menurut dia, kedua pihak telah mencapai kesepakatan mengenai pengaturan waktu bersama anak yang kemudian dituangkan dalam akta notaris.
Namun, Minola menilai kesepakatan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, dia meminta agar hasil pertemuan mendatang tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas.
"Jangan terulang seperti pada 2024. Kami mau fakta, dan enggak mau hanya sebatas omon-omon saja," kata Minola Sebayang, dikutip dari kanal Intens Investigasi di YouTube, Rabu (1/7).
Selain menyoroti agenda perdamaian, Minola mengungkapkan Ruben Onsu tetap melanjutkan upaya hukum terkait hak asuh kedua putrinya, Thalia dan Thania, melalui jalur pengadilan.
Menurut Minola, salah satu pertimbangan Ruben mengajukan gugatan hak asuh adalah kekhawatirannya terhadap keterlibatan anak-anak dalam siaran langsung untuk mempromosikan produk komersial.
Dia menyebut Ruben telah beberapa kali mengingatkan Sarwendah agar tidak melibatkan kedua anak mereka dalam aktivitas promosi saat melakukan siaran langsung.








































