Kelas Delcy

3 hours ago 27

Oleh: Dahlan Iskan

Kelas Delcy

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Perang Iran sudah mendekati akhir. Itulah perasaan Presiden Donald Trump. Persenjataan Iran sudah dilumpuhkan justru ketika masih di gudangnya.

Basis senjata di berbagai tempat dan kota diihancurkan –lewat beribu kali serangan udara jarak jauh.

Kelas DelcyPresiden AS Donald Trump saat memberikan keterangan di Gedung Putih, Washington D.C. -The White House-

Kini Trump mulai beralih memikirkan masa depan Iran. Ia tidak lagi ngotot: pemerintah Iran harus digulingkan. Kini Trump sudah bisa menerima kenyataan: Iran harus dipimpin golongan ayatollah.

Hanya saja ia minta jangan ayatollah yang memusuhi Amerika. Harus ayatollah yang pro Amerika.

"Saya harus terlibat dalam penentuan pemimpin tertinggi Iran," katanya di sosmed miliknya sendiri.

Ia tidak setuju Mojtaba Hassan Khamenei yang terpilih. Putra kedua Ayatollah Khamenei yang tewas di serangan hari pertama IsAm itu dinilai tidak beda dengan ayahnya. Garis keras. Apalagi, istri dan anaknya ikut tewas di serangan udara ke kediaman Khamenei.

Sebenarnya di Iran sendiri belum ada keputusan siapa kandidat pengganti Khamenei. Di sana ada mekanisme tersendiri. Mojtaba masih berumur 56 tahun. Masih ada Ayatollah Alireza Arafi yang lebih senior. Dan masih banyak lagi.

Perang Iran sudah mendekati akhir. Itulah perasaan Presiden Donald Trump. Persenjataan Iran sudah dilumpuhkan justru ketika masih di gudangnya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |