jpnn.com - Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi operasional dari hulu ke hilir yang semakin efektif.
Selain itu, kenaikan harga komoditas global yang dipengaruhi dinamika geopolitik mampu direspons secara baik sehingga potensi penguatan kinerja kuangan dapat dijawab secara optimal.
Diketahui, MIND ID berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 29 triliun sepanjang tahun 2025, lebih tinggi sekitar 13 persen dari target yang ditetapkan. Raihan ini dinilai sebagai wujud nyata integrasi hulu-hilir yang semakin baik.
Kinerja laba ini ditopang oleh pendapatan, di mana MIND ID mencatatkan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4 persen di atas target tahun 2025.
Adapun, EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 42 triliun atau naik 3 persen dari target.
Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto menilai capaian kinerja MIND ID pada 2025 telah cukup baik, ditopang beberapa sentimen.
“Kinerja ini menunjukan kemampuan MIND ID dalam integrasi hulu ke hilir bisnis yang semakin baik. Diluar windfall profit yang diperoleh karena harga komoditas yang meningkat akibat situasi geopolitik yang tidak stabil,” ucap Toto.
Menurut dia, MIND ID memiliki peluang untuk meningkatkan nilai tambah melalui diversifikasi produk.








































