Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo Jadi PR Kapolres

2 hours ago 18

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo Jadi PR Kapolres

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapolres Situbondo, Jawa Timur, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie memberikan keterangan kepada wartawan pada hari pertama bertugas. Rabu (14/1/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto

jpnn.com, SITUBONDO - Pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo, Jawa Timur, yang terjadi pada 28 Desember 2025, hingga kini belum terungkap.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie berjanji untuk menyelesaikan dan mengungkap kasus itu.

"Khusus kasus yang menonjol yang menjadi PR (pekerjaan rumah) adalah pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Besuki, nanti kami coba selesaikan dengan investigasi mendalam," kata Bayu kepada wartawan pada hari pertama bertugas di Polres Situbondo, Jawa Timur, Rabu.

Sebagai informasi, ketiga korban pembunuhan itu, yakni Muhammad Hasim (58) dan istrinya, Suningsih (38), serta anak perempuannya, Umi Rahmania (18). Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, sekitar pukul 07.00 WIB.

Untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan satu keluarga itu, dia meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk insan pers, jika mendapatkan informasi terbaru terkait kasus itu.

"Kami mohon bantuan kepada rekan-rekan media dan masyarakat untuk memberikan masukan, dan jika ada informasi terbaru sekecil apapun bisa disampaikan kepada kami," katanya.

Informasi yang dihimpun sampai saat ini jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, telah meminta keterangan 15 orang saksi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan satu keluarga itu.

Dari hasil autopsi dari RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, ketiga korban meninggal dunia karena gagal nafas dan kehabisan banyak darah, serta terhentinya suplai oksigen ke otak.

Pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo, Jawa Timur, yang terjadi pada 28 Desember 2025, hingga kini belum terungkap.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |