jpnn.com - NAGOYA - Kasus doping pertama di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, terungkap ke publik.
Pebulu tangkis putri asal Tailan Pitchamon Opatniputh konon terbukti menggunakan zat terlarang furosemide dan telah dijatuhi skorsing sementara.
Menurut keterangan International Testing Agency (ITA) yang disiarkan AFP, Opatniputh yang baru berusia 19 tahun itu positif menggunakan zat terlarang tersebut.
Tak ada penjelasan lebih terperinci, termasuk konfirmasi dari si atlet dan kontingen Tailan.
Namun, tak sedikit kasus doping melilit atlet karena ketidaksengajaan atau ketidaktahuan individu dan timnya.
Pitchamon Opatniputh dianggap sebagai bintang masa depan Tailan dan dijadwalkan melawan China dalam nomor beregu, Selasa (22/9).
Sementara itu, dari sepak bola putri, laga Korea Utara vs Korea berlangsung sengit dan penuh ketegangan, hingga akhirnya berakhir imbang 1-1.
Lebih dari 2.000 penonton hadir di stadion berkapasitas 50.000 kursi yang pernah menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia 2002 itu, di antara mereka, terdapat sekelompok pendukung Korea Utara yang mengenakan kaus merah, dengan beberapa di antaranya melukis bendera negara mereka di wajah.








.jpeg)








































