jpnn.com - Angin segar akhirnya berembus ke arah Neta Auto. Setelah sempat berada di ujung tanduk kepailitan, perusahaan perlahan melihat titik terang.
Perusahaan induk Neta, Hozon New Energy, resmi menemukan "sang penyelamat" yang siap mengambil alih kemudi.
Konsorsium baru bernama Zhejiang Taiyi Shanglian Enterprise Management Partnership (Taiyi Shanglian) sepakat menyuntikkan dana jumbo sebesar 3 miliar yuan—sekitar Rp 7,5 triliun.
Kesepakatan itubdiketok dalam rapat kreditor keempat pertengahan September 2026, yang menempatkan Taiyi Shanglian sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 70,6 persen.
Suntikan dana segar ibarat napas buatan yang sangat dinanti.
Sebanyak Rp 2,9 triliun bakal dialokasikan khusus untuk membereskan tumpukan utang lama, biaya kepailitan, dan kewajiban kreditor.
Sisanya, sekitar Rp 4,6 triliun, langsung disalurkan menjadi modal kerja demi memutar kembali roda produksi dan penjualan yang sempat tersendat.
Fokus utamanya sederhana: membuat pabrik berdenyut kembali.








.jpeg)








































