jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat peningkatan signifikan pada volume penumpang kereta api (KA) jarak jauh sepanjang Agustus 2026.
Total penumpang mencapai 1.264.608 orang, tumbuh 19 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebanyak 1.059.279 orang.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih memperinci bahwa total angka mobilitas tersebut terdiri atas 635.828 penumpang yang berangkat dan 628.780 penumpang yang datang di berbagai stasiun di wilayah Daop 6.
"Capaian didukung performa dan keandalan sarana, prasarana, serta operasional Daop 6 yang menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan KA," ujar Feni di Yogyakarta, Senin (14/9).
Ia menjelaskan bahwa lonjakan pergerakan masyarakat ini terutama didorong oleh hadirnya momen libur akhir pekan panjang (long weekend) Peringatan Hari Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan data operasional Daop 6, Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan menjadi pusat pergerakan penumpang terbesar, baik untuk arus keberangkatan maupun kedatangan.
Arus keberangkatan keberangkatan didominasi oleh Stasiun Yogyakarta mencatat volume tertinggi yaitu 317.201 penumpang, disusul oleh Stasiun Lempuyangan (146.403 penumpang), Stasiun Solo Balapan (97.477 penumpang), Stasiun Klaten (25.726 penumpang), Stasiun Purwosari (19.627 penumpang), dan Stasiun Wates (12.487 penumpang).
Sedangkan untuk arus kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga memimpin dengan 309.639 penumpang, diikuti Stasiun Lempuyangan (146.002 penumpang), Stasiun Solo Balapan (102.556 penumpang), Stasiun Klaten (23.874 penumpang), Stasiun Purwosari (19.443 penumpang), serta Stasiun Wates (12.223 penumpang).













































