HAN 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional dan Sains

6 hours ago 18

HAN 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional dan Sains

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pada peringatan HAN 2026, Ketua Umum Seruni KMP Selvi Gibran Rakabuming turut berbaur memainkan berbagai permainan tradisional bersama anak-anak, mulai dari lompat karet, congklak, kelereng, hingga permainan khas Kepulauan Riau, Perahu Jong. Foto: Humas Kemendikdasmen

jpnn.com - JAKARTA - Kebahagiaan dan keceriaan ratusan anak menghidupkan suasana Main Raya Anak Nusantara yang menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional atau HAN 2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (23/7). 

Mengusung tema "Semua Setara, Riang Bersama", kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini menghadirkan ruang bermain yang inklusif melalui beragam permainan tradisional yang mengajak anak-anak belajar, berinteraksi, dan bergembira bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) Selvi Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, serta anggota Seruni KMP.

Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam memenuhi hak anak atas pendidikan yang berkualitas, perlindungan, serta ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Selvi Gibran Rakabuming turut berbaur memainkan berbagai permainan tradisional bersama anak-anak, mulai dari lompat karet, congklak, kelereng, hingga permainan khas Kepulauan Riau, Perahu Jong.

Antusiasme peserta terlihat di setiap arena permainan. Tawa dan semangat anak-anak menjadi gambaran bahwa permainan tradisional tetap mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan.

"Anak-anak kita itu tidak melulu harus bermain dengan gadget saat ini. Bahwa buktinya dengan permainan-permainan tradisional yang sederhana bahkan turun-temurun dari masa kita kecil itu sudah kita mainkan sampai anak-anak kita sekarang dimainkan pun mereka masih merasakan kebahagiaan," ujar Selvi Gibran Rakabuming dalam pesan yang disampaikan pada Kamis (23/7).

Sementara itu, Atip Latipulhayat mengatakan bahwa peringatan HAN tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak anak atas pendidikan yang berkualitas.

HAN 2026, Kemendikdasmen mengajak anak belajar lewat permainan tradisional dan sains.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |