jpnn.com, SIDOARJO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pembibitan atlet nasional melalui jalur pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Mu'ti saat meninjau fasilitas di Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Jawa Timur, Sidoarjo, Selasa (14/4).
Mu’ti menilai SMANOR merupakan model sekolah ideal yang mampu menyelaraskan kebutuhan akademis dengan prestasi olahraga. Menurutnya, sekolah berbasis olahraga memberikan ruang bagi siswa untuk tetap unggul di kelas tanpa mengabaikan jadwal latihan yang padat.
"Sekolah dengan kurikulum khusus dan sistem pembelajaran fleksibel sangat mendukung kebutuhan siswa yang juga menjalani program latihan intensif. Diharapkan hal seperti ini dapat dikembangkan di daerah lain di Indonesia," kata Mu'ti.
Ia menuturkan di Indonesia saat ini tidak banyak dijumpai sekolah baik di tingkat dasar maupun menengah yang berfokus pada pendidikan olahraga.
Mu'ti menjelaskan pihaknya telah melaksanakan komunikasi tahap awal dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menghadirkan kelas-kelas olahraga tertentu di sejumlah sekolah di Indonesia.
Menurutnya, skema tersebut memungkinkan adanya penambahan satu kelas khusus bagi siswa atlet muda, yang berfokus pada pengembangan bakat olahraga, yang didukung dengan kerja sama berbagai mitra baik pemerintah hingga swasta.
"Saya berharap model sekolah seperti SMANOR ini dapat dikembangkan di provinsi lain di Indonesia, baik dalam bentuk sekolah berbasis olahraga maupun melalui kelas khusus olahraga di sekolah yang sudah ada," kata Mu'ti.








































