jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - PT ASIX Indonesia Cerdas, entitas anak dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi meluncurkan LIBRA, asisten AI berstandar enterprise yang dirancang untuk membantu perusahaan mengurangi beban administratif, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan meningkatkan produktivitas kerja sebagai mitra digital andalan perusahaan.
Diluncurkan di ITB Innovation Park dengan mengusung tema “Future Activated,”. LIBRA hadir sebagai mitra digital yang mampu mengotomatiskan alur kerja administratif secara aman dan efisien, sehingga tim dapat lebih fokus pada inovasi dan pekerjaan bernilai strategis. ITB Innovation Park dipilih sebagai lokasi peluncuran karena menjadi lokasi berdirinya AI Joint Lab, hasil kolaborasi antara Sinar Mas, China Mobile, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX) berkolaborasi dengan China Mobile JiuTian Artificial Intelligence Technology (Beijing) Company Limited, menghadirkan LIBRA, dan ke depannya bersama dengan ITB akan melakukan pengembangan LIBRA lebih lanjut.
Dalam acara peluncuran tersebut, Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas, Andrie Tjioe menuturkan, LIBRA mengintegrasikan teknologi AI mutakhir untuk mendukung efisiensi operasional sehari-hari.
“LIBRA bukan sekadar alat bantu, melainkan mitra digital yang aman untuk membantu tim bekerja dengan lebih lincah. Baik dalam pencarian informasi penting maupun penyederhanaan alur kerja internal, LIBRA membantu meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan keamanan data perusahaan,” ujar Andrie dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Rabu (12/5/2026).
Sementara itu, Kepala Biro Data & Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI, M. Arfan Sahib Sali Kando menilai bahwa kehadiran LIBRA sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional yang aman, terarah, dan berdampak nyata.
Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi, memperkuat pengambilan keputusan, serta mendorong daya saing Indonesia di era ekonomi digital.
“Hari ini, dengan diluncurkannya LIBRA, kita menambah satu lagi pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia. Satu langkah signifikan, tetapi harapannya memiliki impact yang besar.” ujarnya.








































