jpnn.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menemukan indikasi bekas penebangan pohon di area terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bukit Tengkorak, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur.
Areal terdampak karhutla itu berada dalam kawasan Taman Hutan Rakyat Bukit Soeharto, yang tidak jauh dari IKN.
"Kebakaran terjadi di sejumlah titik dengan lokasi yang berpindah-pindah selama hampir sepekan. Kami sedang mengukur luasan area terdampak karhutla," kata Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna A. Safitri di Nusantara, Minggu (6/9/2026).
Pihaknya bersama tim sudah melakukan peninjauan lokasi bekas kebakaran di Bukit Tengkorak pada Sabtu (5/9/2026), dan menemukan adanya fakta bekas penerbangan pohon.
Sebagian area yang terbakar berada di dalam kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, padahal aktivitas perambahan maupun pembukaan lahan di kawasan tersebut tidak diperbolehkan, terlebih dengan menggunakan metode pembakaran.
Menurut Myrna, petugas menemukan indikasi aktivitas pembukaan lahan di area yang terdampak kebakaran.
Indikasi tersebut terlihat dari adanya bekas penebangan sejumlah pohon berukuran besar.
"Kami melihat sendiri saat melakukan peninjauan. Ada bekas tebangan, ada pohon-pohon besar yang ditebang kemudian area ini dilaporkan sebagai area terbakar," tuturnya.















































