jabar.jpnn.com, CIANJUR - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah mendistribusikan 250 ribu liter air bersih kepada warga di sembilan kecamatan yang terdampak kemarau.
Bantuan tersebut telah disalurkan selama tiga pekan dengan jumlah penerima manfaat mencapai 4.823 kepala keluarga (KK).
Sekretaris PMI Kabupaten Cianjur Sukirman mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pelayanan akan terus diberikan selama masih banyak permintaan dari masyarakat. Satu hari sekitar 20 ribu liter didistribusikan ke sejumlah titik secara rutin, terutama ke wilayah Cibeber dan Cilaku yang terdampak cukup parah,” kata Sukirman di Cianjur, Senin (24/8).
Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir frekuensi pendistribusian air bersih meningkat menjadi dua hingga empat kali dalam sehari. Hal itu dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan dari masyarakat di sejumlah kecamatan terdampak.
Sembilan kecamatan yang telah mendapatkan layanan air bersih PMI meliputi Cianjur, Cibeber, Cilaku, Mande, Cikalongkulon, Haurwangi, Sukaluyu, Campaka, dan Cibinong.
Sukirman memastikan pelayanan air bersih akan tetap dilakukan selama status siaga darurat kemarau berlaku hingga September.
Namun, pendistribusian menggunakan truk tangki dilakukan dengan mempertimbangkan akses menuju lokasi karena kendaraan yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter.






































