jpnn.com, JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purnawirawan) Dr. Wiranto menyampaikan Pendidikan Muhammadiyah bukan hanya dakwah Islam, tetapi juga sumbangsih nyata dalam mendirikan dan membangun bangsa.
Hal ini dia sampaikan pada Pengukuhan empat Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat UMJ di Auditorium K.H. Azhar Ba’asyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (13/01).
Wiranto menjelaskan kemajuan universitas Muhammadiyah saat ini tidak dapat dilepaskan dari visi besar pendirinya, KH Ahmad Dahlan, yang lebih dari satu abad lalu merintis pendidikan Muhammadiyah.
Menurutnya, KH Ahmad Dahlan mungkin tidak pernah membayangkan bahwa konsep pendidikan yang beliau gagas yang awalnya sederhana akan berkembang menjadi kekuatan besar dalam pembangunan bangsa.
Wiranto juga mengucapkan selamat atas pengukuhan empat Guru Besar, serta menyambut baik rencana penambahan dua Guru Besar lainnya di UMJ. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa dan sejalan dengan cita-cita nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Ini sejalan dengan amanat Presiden dan konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Universitas Muhammadiyah telah membuktikan kegigihannya dalam mendidik anak bangsa,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa capaian Guru Besar merupakan puncak tertinggi dalam dunia akademik. Wiranto juga mengibaratkan jabatan tersebut setara dengan pangkat tertinggi dalam dunia militer.
Pada kesempatan ini, Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Achmad Jaenuri, Ph.D., menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar merupakan bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia unggul di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.














































