jpnn.com, BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Depok menyiapkan pembangunan underpass Citayam-Bojonggede.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan pembangunan underpass sebagai solusi kemacetan di kawasan perbatasan dua wilayah tersebut.
“Karena berada di wilayah perbatasan dan digunakan oleh dua daerah maka kami bersepakat membangun underpass Citayam-Bojonggede secara kolaboratif,” ujar Rudy di Cibinong, Jumat.
Rudy mengatakan pembangunan underpass Citayam-Bojonggede merupakan kesepakatan lintas pemerintah daerah karena infrastruktur tersebut melayani mobilitas masyarakat Bogor dan Depok.
Dia menjelaskan pembagian kewenangan telah disepakati, yakni pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Bogor dilakukan oleh Pemkab Bogor, sementara lahan di wilayah Kota Depok menjadi tanggung jawab Pemkot Depok.
Adapun pembangunan fisik underpass tersebut akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap infrastruktur lintas wilayah.
Rudy menyebut tahapan pembangunan underpass Citayam-Bojonggede direncanakan mulai berjalan pada 2026, diawali dengan proses administrasi dan teknis sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut dia, keberadaan underpass atau terowongan itu diharapkan mampu mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalur penghubung Citayam dan Bojonggede, terutama pada jam sibuk.










































