jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons penurunan Utang Luar Negeri (ULN) swasta, dan tercatat menjadi terendah dalam empat tahun terakhir.
Purbaya meminta publik untuk melihat data tersebut secara lebih objektif dalam kerangka siklus ekonomi.
"Loh, deh, gimana? Utang gede lo ribut. Utang turun juga ribut. Maunya apa?" kata Purbaya dikutip, Jumat (20/2).
Menkeu menjelaskan pergerakan utang luar negeri swasta sangat bergantung pada aktivitas bisnis yang bersifat periodik.
Dia memprediksi tren penurunan ini hanya bersifat sementara dan akan kembali naik seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
"Anda lihat enggak, dari bulan ke bulan seperti apa? Saya yakin turunnya triwulan 1, 2, 3, 4 (ULN Swasta), mulai naik lagi. Sesuai dengan aktivitas ekonomi," tuturnya.
Salah satu penyebab penurunan ULN swasta, menurut Menkeu, yakni beralihnya minat pendanaan ke pasar dalam negeri.
Sektor swasta kini diduga tampak lebih nyaman mencari pendanaan dari industri perbankan domestik.












































