jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menangkap adanya jurang pemisah antara beberapa partai dengan konstituen mereka masing-masing setelah membaca temuan terbaru LSI Denny JA.
"Menunjukkan adanya kesenjangan aspirasi konstituen partai dengan apa yang ingin diperjuangkan partai terkait pilkada," kata Jamiluddin melalui layanan pesan, Kamis (8/1).
Diketahui, LSI Denny JA menyatakan konstituen pemilih partai seperti Golkar, Gerindra, PKB, PDIP, PKS, Demokrat, hingga NasDem menolak wacana pilkada melalui DPRD.
Sementara itu, data survei yang sama menyatakan konstituen PAN terbelah rata menyikapi wacana pilkada melalui DPRD. Setengah setuju dan sisanya menolak.
Namun, partai seperti Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, dan NasDem malah menyetujui wacana pilkada melalui DPRD.
Jamiluddin menyebutkan fenomena itu menandakan aspirasi konstituen tak sejalan dengan sikap Golkar-Gerindra cs.
Pengamat dari Universitas Esa Unggul itu mengatakan partai seharusnya bisa menjaring aspirasi konstituen sebelum bersikap terhadap wacana pilkada melalui DPRD.
"Dengan begitu, tidak akan terjadi kesenjangan aspirasi konstituen dengan yang diperjuangkan partai," kata dia.



















.jpeg)


























