jpnn.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut mayoritas publik merasa kurang atau tidak yakin program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dibuat era Presiden RI Prabowo Subianto bakal berkembang.
Hal demikian tertuang dalam temuan SMRC bertajuk Program Khusus Presiden: MBG dan KDMP yang dilaksanakan 5-19 Juli 2026.
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebutkan sebanyak 76,9 persen warga sudah tahu dan sisanya 23,1 persen tidak pernah mendengar program KDMP berdasarkan temuan Juli 2026.
"Jadi memang sudah mayoritas, sekarang ini warga hampir 80% sudah tahu," kata Deni seperti disiarkan di YouTube akun SMRC TV dikutip Rabu (29/7).
Dari yang tahu, hanya 2,4 persen publik yang menyatakan sangat yakin dan 22,6 persen publik cukup percaya program KDMP akan berkembang atau maju.
Kemudian, sisanya 38,9 persen tidak yakin, 22,2 persen tidak percaya sama sekali. Sisanya ada 13,9 persen yang tak menjawab.
Menurut Deni, temuan itu menandakan hanya 25 persen orang percaya program KDMP akan berkembang atau maju.
Menurut dia, mayoritas responden atau sekitar 61,1 persen merasa KDMP era Prabowo tidak akan berkembang.











































