jpnn.com - JAKARTA - Dua partai politik, yakni Golongan Karya (Golkar) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk tetap setia mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Golkar dan PKS juga menegaskan komitmen mempererat komunikasi dan memperkuat koalisi pemerintahan pimpinan Presiden Prabowo.
Penegasan komitmen itu merupakan hasil pertemuan antara Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar dan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (14/9).
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, sebagaimana siaran pers diterima pada Selasa (15/9), mengatakan PKS memiliki peran penting bagi koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
“PKS memiliki positioning yang bagus dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran dan sejauh yang saya tahu, Presiden Prabowo sangat menghargai eksistensi PKS dalam koalisi,” kata Bahlil.
Sementara itu, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf mengatakan keikutsertaan partainya di dalam koalisi pemerintahan didasarkan pada kesamaan visi.
“Pernah ada yang menanyakan keberadaan PKS di koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Saya jawab karena Pak Prabowo sangat akomodatif terhadap persoalan umat dan tidak pernah menyudutkan umat. Jadi, bagi kami, kesuksesan Presiden Prabowo juga menjadi tanggung jawab seluruh partai pendukung koalisi,” ujarnya.
Dia juga menyatakan PKS ingin meningkatkan kolaborasi dengan Partai Golkar.
















































