SPKS dan BPDP Latih Petani Aceh Utara Produksi Pupuk Organik Sawit

9 hours ago 23

SPKS dan BPDP Latih Petani Aceh Utara Produksi Pupuk Organik Sawit

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

SPKS bersama BPDP menggelar Workshop Inisiasi Pengembangan Produk UMKM Turunan Sawit dan Praktik Lapangan Produksi Pupuk Organik Berbahan Baku Sawit bagi petani dan koperasi sawit di Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Foto: Dok. SPKS

jpnn.com, ACEH UTARA - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) konsisten mendorong hilirisasi sawit rakyat melalui pengembangan usaha produktif berbasis koperasi.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni penyelenggaraan Workshop Inisiasi Pengembangan Produk UMKM Turunan Sawit dan Praktik Lapangan Produksi Pupuk Organik Berbahan Baku Sawit bagi petani dan koperasi sawit di Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SPKS dalam memperkuat kemandirian ekonomi petani dan Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Petani Komoditas Perkebunan melalui pemanfaatan potensi sawit secara lebih luas, tidak hanya dari hasil penjualan tandan buah segar (TBS), tetapi juga melalui pengembangan produk turunan yang memiliki nilai tambah ekonomi dan dapat menjadi unit bisnis koperasi petani.

Ketua Umum SPKS, Sabarudin, mengatakan bahwa selama ini sebagian besar petani sawit masih bergantung pada pendapatan dari penjualan TBS. Kondisi tersebut membuat pendapatan petani sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga sawit. Karena itu, diperlukan upaya hilirisasi yang mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi petani dan koperasi.

“Petani tidak boleh hanya menjadi produsen bahan baku. Hilirisasi sawit rakyat harus mampu menciptakan nilai tambah yang dinikmati langsung oleh petani. Salah satunya melalui pengembangan pupuk organik berbahan baku sawit yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kebun sekaligus menjadi peluang usaha baru bagi koperasi petani. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk UMKM Perkebunan Naik Kelas,” ungkap Sabarudin dalam keterangan resmi.

Menurutnya, limbah sawit yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi.

Selain membantu mengurangi biaya produksi kebun, pupuk organik juga dapat menjadi alternatif dalam mendukung praktik budidaya sawit yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan bahwa BPDP akan terus memperkuat pemberdayaan petani dan pelaku UMKM perkebunan sebagai bagian dari upaya membangun industri sawit yang berkelanjutan dan inklusif.

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) konsisten mendorong hilirisasi sawit rakyat melalui....

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |