jpnn.com - Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menjelaskan alasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, tetap dapat digunakan Persija Jakarta untuk menjamu Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Laga Persija kontra Persib dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Penggunaan SUGBK dalam pertandingan tersebut sempat menjadi perhatian karena pada waktu hampir bersamaan, Persib tidak dapat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Yunus Nusi mengatakan kondisi SUGBK tidak dapat disamakan dengan SJH. Menurutnya, kedua stadion memiliki pola perawatan rumput dan jadwal pekerjaan yang berbeda.
SUGBK, kata Yunus, memiliki kondisi rumput yang memungkinkan stadion digunakan setiap tiga hingga lima hari untuk pertandingan.
"Kalau lapangan dan rumput SUGBK, setiap tiga atau lima hari bisa digunakan karena rumputnya sudah standby untuk setiap pertandingan," ujar Yunus kepada awak media di Jakarta, Kamis malam.
Sementara itu, SJH telah memasuki tahap pekerjaan untuk persiapan menjadi salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
Yunus menjelaskan pekerjaan di SJH sudah dimulai sebelum Persib menghadapi PSM Makassar pada pekan pertama Super League 2026/2027, Minggu (6/9/2026).
















































