Mitigasi Abu Gunung Anak Krakatau, Kenneth DPRD DKI Bagikan Masker ke Masyarakat

4 hours ago 14

Mitigasi Abu Gunung Anak Krakatau, Kenneth DPRD DKI Bagikan Masker ke Masyarakat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth saat membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jalan Latumenten, Jakarta Barat. Foto: Dokumentasi tim Kenneth

jpnn.com, JAKARTA - Paparan abu vulkanis akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih dirasakan di sejumlah wilayah Jakarta.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth berinisiatif untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jalan Latumenten, Jakarta Barat, pada Selasa (8/9) lalu.

Bersama jajaran Kecamatan Grogol Petamburan, Kenneth membagikan masker kepada pejalan kaki dan pengendara yang melintas di sekitar Rumah Sakit Soeharto Heerdjan.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik dan debu yang masih beterbangan.

“Kami melihat adanya paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum sepenuhnya menghilang. Jadi, sebagai langkah antisipasi, saya melakukan kegiatan pembagian masker gratis,” ujar Kenneth dalam keterangannya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga merupakan tindaklanjut atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar jajaran kecamatan dan kelurahan turut membagikan masker kepada masyarakat.

Kepala BAGUNA DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu menuturkan pihaknya menyiapkan 100 dus masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Latumenten, Jakarta Barat.

“Saya siapkan 100 dus masker pada hari ini. Kami bagikan semua sampai habis kepada semua pengendara dan pejalan kaki yang melintas,” tuturnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth berinisiatif untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat di Jalan Latumenten, Jakarta Barat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |