jpnn.com - NABI Muhammad bersabda bahwa apabila Ramadan datang, maka pintu-pintu surga akan dibukakan, pintu-pintu neraka akan ditutup, dan setan-setan akan dibelenggu (HR Bukhari dan Muslim).
Apa makna setan dibelenggu?
Kenapa jika setan sudah dibelenggu, kok masih ada maksiat di bulan suci ini?
Simak pencerahan dari ulama kondang NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi.
Pria yang menimba ilmu di Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir dan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Universitas Al-Azhar Kairo itu berujar bahwa hadis tersebut perlu dipahami secara proporsional.
"Hadis itu juga sebagai motivasi memanfaatkan Ramadan," ujarnya. (ig/jpnn)












































