jpnn.com - BANDUNG - Komisaris Persib Bandung Haji Umuh Muchtar melontarkan kekecewaan menjelang duel pasukannya melawan Dewa United FC.
Laga krusial di pekan ke-28 Super League 2025/2026 itu dipastikan digelar tanpa penonton, sebuah keputusan yang menurutnya sangat merugikan Maung Bandung di momen genting perebutan gelar.
Keputusan pertandingan tanpa penonton itu tertuang dalam surat Dewa United bernomor 375/DUFC/FO/III/2026 yang ditujukan kepada Persib.
Dalam surat tersebut dijelaskan, kebijakan diambil sebagai tindak lanjut rekomendasi izin pertandingan dari kepolisian serta merujuk pada Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.
Menurut Umuh, absennya dukungan langsung Bobotoh bukan sekadar kehilangan atmosfer, tetapi bisa berdampak besar pada performa tim yang tengah berjuang mempertahankan posisi di papan atas.
“Ini jelas kerugian besar. Bobotoh di wilayah Banten, khususnya Serang, itu banyak. Kenapa justru tidak boleh ada penonton? Kami yang dirugikan,” ujarnya.
Pertandingan yang akan digelar di Banten International Stadium, Senin (20/4) pukul 19.00 WIB, sejatinya menjadi salah satu penentu arah gelar musim ini. Persib masih berada di jalur juara dan berpeluang mencetak hattrick trofi beruntun.
Namun, situasinya jauh dari aman. Sedikit saja terpeleset, posisi mereka bisa digeser oleh rival kuat seperti Borneo FC yang terus menekan di klasemen.








































