jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah sebesar 80,5 poin ke level Rp 17.885 pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/6).
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan penyebab utama pelemahan rupiah ini dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.
Ibrahim menilai Iran saat ini mulai bersikap apatis terhadap Amerika Serikat.
Hal ini terlihat dari langkah Iran yang tidak lagi menyampaikan pesan perdamaian melalui mediator Pakistan.
Dalam draf kesepakatan dengan Amerika Serikat, Iran menuntut penambahan syarat perdamaian antara Israel dan Lebanon.
Kondisi tersebut mengindikasi adanya kemungkinan Iran akan ikut campur dalam perang Israel-Lebanon.
Situasi ini menciptakan ketegangan geopolitik yang mendorong indeks dolar kembali menguat signifikan, sehingga menekan posisi nilai tukar rupiah.
"Hari ini rupiah dibuka melemah di 17.885, hampir 80,5 poin pelemahan terhadap mata uang rupiah," ujar Ibrahim dalam pesan suara, Selasa (2/6).

















.jpeg)




















