jpnn.com - "Sudah waktunya tukang kritik melakukan perbaikan dari dalam.”
Itu saya ucapkan padanyi saat Nanik S. Deyang dilantik untuk jabatan setingkat wakil menteri: wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
"Doanya ya, Boss...," jawabnyi pendek. Sejak lama dia panggil saya bos.
Kemarin Deyang naik jabatan: menjadi ketua BGN --setingkat menteri-- menggantikan Dadan Hindayana. Tidak ada penjelasan rinci mengapa Dadan diganti.
Akan tetapi, rasanya, Anda sudah tahu, pun sebelum diberi tahu: begitu banyak kritik untuk BGN --utamanya soal kualitas makanan dan cara ia berkomunikasi dengan medsos.
Soal persentase yang keracunan, misalnya, yang ia ucapkan tidak salah, tetapi kurang pas untuk medsos masa kini. Demikian juga soal siapa saja yang dapat izin buka dapur MBG.
Yang perlu dipuji dari Dadan adalah: kecepatannya mengembalikan dana yang tidak terpakai ke kas negara.
Saya bukan bos Deyang. Hanya saja, ketika dia menjadi wartawan, dia sering mewawancarai saya, khususnya soal sepak bola. Dia wartawan yang amat militan. Tidak takut risiko apa pun.

.jpeg)




































