jateng.jpnn.com, JAKARTA - PSM Makassar menatap laga berat saat bertandang ke markas Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2), pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Meski performa tim belum stabil, Juku Eja tetap datang dengan target mencuri poin.
Pelatih PSM Tomas Trucha mengakui timnya masih mengalami inkonsistensi hasil dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, ia menegaskan laga melawan Persija akan menjadi momentum berbeda bagi skuadnya.
“Kami sedang naik turun dan sedikit kesulitan dalam hasil. Tapi pertandingan seperti ini berbeda. Kami datang untuk bertarung, menantang Persija, dan berusaha mendapatkan poin,” ujar Trucha dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis.
Menurut dia, duel tersebut mempertemukan dua klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, sehingga peluang tetap terbuka bagi kedua tim.
Trucha juga menegaskan anak asuhnya tidak gentar dengan catatan kandang Persija yang cukup impresif. Ia menilai statistik tidak akan menentukan hasil akhir di lapangan.
“Statistik itu hanya cerita sebelum laga. Saat pertandingan dimulai, itu 11 lawan 11 selama 90 menit. Kami hanya fokus memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Terkait atmosfer JIS yang dikenal memiliki jarak tribun dekat dengan lapangan, Trucha justru menilai kondisi itu akan menambah kualitas pertandingan.
“Setiap stadion punya jiwa dan desain masing-masing. Jika tribun dekat dengan lapangan, itu bagus untuk sepak bola dan berlaku untuk kedua tim,” katanya.









































