jpnn.com, JAKARTA - Kegiatan Guangxi Culture and Tourism Promotion digelar di Sheraton Gandaria, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Acara ini menampilkan kekayaan budaya Guangxi sekaligus menjadi upaya memperkuat kerja sama pariwisata dan kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok.
Sejumlah pemangku kepentingan di bidang pariwisata dan hubungan internasional hadir dalam kegiatan tersebut.
Dari Indonesia, hadir Direktur Pemasaran Pariwisata Internasional kawasan Asia, Australia, dan Oseania Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Yulia, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Tiongkok (PERPIT) Zhou Weiliang, Ketua Umum Alliance of The Indonesian Tour & Travel Agency (AITTA) Artha Hanif, Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) DKI Jakarta Rina Darmawan, serta Kepala Bidang Inbound dan Domestik Dewan Pimpinan Pusat ASITA Hendra Eker.
Dari pihak Tiongkok, hadir Wang Siping, Counselor Bidang Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia; Li Pan, Direktur Kantor Informasi Pemerintah Rakyat Daerah Otonom Guangxi Zhuang; serta Lin Lin, Wakil Kepala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Daerah Otonom Guangxi Zhuang. Acara ini juga dihadiri perwakilan asosiasi pariwisata, pelaku industri perjalanan, perusahaan pariwisata Guangxi, serta media.
Dalam kegiatan tersebut, Lisa Li, Director of Sales Guilin Tianyuan International Travel Service Co., Ltd., tampil sebagai pembicara.
Dia menekankan pentingnya budaya sebagai dasar penguatan hubungan antarnegara.
“Dengan budaya kita jadikan jembatan,” kata Lisa Li.











































