jpnn.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat meminta pemerintah memastikan kebutuhan warga terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap terpenuhi dan memperoleh perlindungan keamanan hingga kesehatan.
Legislator fraksi PKS itu menyebutkan perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana tidak boleh berhenti pada pemantauan aktivitas gunung api dan penyampaian peringatan dini.
"Jangan sampai warga yang sudah terdampak bencana justru harus menghadapi persoalan baru karena kebutuhan dasar, kesehatan, maupun akses terhadap bantuan tidak terpenuhi," ujar Surahman kepada awak media, Senin (7/9).
Legislator Dapil X Jawa Barat itu mengatakan penanganan bencana dampak erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pada saat kejadian.
Surahman menyebut penanganan harus memperhatikan kesehatan, aktivitas ekonomi, pendidikan anak, mobilitas, hingga kondisi sosial keluarga terdampak.
"Jangan hanya menghitung berapa banyak wilayah yang terkena abu vulkanis," lanjutnya.
Surahman meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap tersedia, termasuk akses terhadap makanan, air bersih, layanan kesehatan, perlindungan pernapasan, serta kebutuhan khusus bagi kelompok rentan.
"Harus melihat berapa banyak keluarga yang aktivitasnya terganggu, siapa yang paling membutuhkan bantuan, dan apa yang mereka perlukan agar dapat tetap menjalani kehidupan dengan aman," katanya.
















































