Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN

2 hours ago 16

Partai Demokrat Bantah Kabar soal AHY Terkait dengan Sony Sonjaya di Kasus BGN

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Foto/arsip : Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat membantah kabar yang menyebut ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait dengan Sony Sonjaya yang kini berstatus tersangka korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan AHY tidak mengenal maupun memiliki hubungan komunikasi dengan Sony Sonjaya.

“AHY tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY juga tidak pernah bertemu ataupun berkomunikasi dengan yang bersangkutan,” kata Herzaky dalam pernyataan tertulis, Selasa (9/6).

Herzaky juga menegaskan AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, maupun meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBH, ataupun urusan lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurut Herzaky, unggahan yang beredar di media sosial memuat frasa '2 Orang Kolonel usulan AHY' terkait dengan kasus Sony. Namun, unggahan itu tidak memerinci siapa yang dimaksud dengan 'AHY' maupun '2 Orang Kolonel' tersbut.

“Apabila yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, maka pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta apa pun,” ujarnya.

Oleh karena itu, Partai Demokrat menegaskan jika penyebutan frasa '2 Orang Kolonel usulan AHY' itu merujuk kepada Agus Harimurti Yudhoyono, berarti kabar yang menyebar tersebut merupakan informasi yang tidak benar.

“Hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” tegas Herzaky.

Demokrat membantah adanya keterkaitan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Sony Sonjaya terkait kasus Badan Gizi Nasional (BGN).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |