jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menegaskan bahwa politik boleh kompetiti, tetapi jangan sampai merusak persahabatan.
Indonesia, kata dia, memiliki berbagai partai politik yang berwarna-warni. Menurut dia, sikap demokrasi bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga bagaimana demokrasi bisa dijaga dengan menghormati berbagai perbedaan.
"Politik boleh kompetitif, tetapi jangan kehilangan persahabatan. Demokrasi boleh dinamis, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati," kata AHY saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu.
Meski berbeda-beda, menurut dia, para partai politik harus terus menjaga persaudaraan dan tetap mampu bekerja bersama setelah kompetisi berakhir. Dia pun meyakini bahwa Presiden Prabowo merupakan orang yang ahli untuk membuat semua warna-warni politik bisa duduk bersama.
"Itulah indahnya Indonesia. Kita boleh berbeda warna, kita boleh berkompetisi, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa dan negara yang harus kita lihat hanya ada satu warna, yaitu merah putih," ujarnya.
Dia mengatakan Partai Demokrat kini sudah berusia 25 tahun. Selama berdiri, kata dia, Demokrat pernah menang, kalah, berada di pemerintahan hingga di luar pemerintahan.
Perjalanan itu, menurut dia, mengajarkan bahwa politik bukan sekadar tentang kompetisi dan kekuasaan saja, melainkan tentang kepercayaan rakyat yang harus dijawab dengan kerja dan pengabdian.
"Karena itu, kami juga terus mengawal dan ingin terus memastikan berbagai program pemerintah untuk menjawab kebutuhan rakyat," ucap AHY.(antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:















































