Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan Perempuan PNM

4 hours ago 25

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan Perempuan PNM

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi praktik pemberdayaan perempuan, yang dilakukan melalui program PNM Mekaar saat mengunjungi salah satu nasabah binaan PNM Mekaar di Bandung. Foto dok PNM

jpnn.com, BANDUNG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti memberikan apresiasi terhadap praktik pemberdayaan perempuan, yang dilakukan melalui program PNM Mekaar saat mengunjungi salah satu nasabah binaan PNM Mekaar di Bandung.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana perempuan prasejahtera mampu membangun usaha yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA dan Kepala BPS mengunjungi usaha milik Ibu Ema, nasabah PNM Mekaar yang berhasil mengembangkan model usaha berbasis ekonomi sirkular.

Berawal dari pemanfaatan sampah organik dan anorganik, Ema membangun ekosistem usahayang saling terintegrasi, mulai dari budidaya maggot sebagai pengolah limbah, yang kemudian dimanfaatkan untuk pakan lele dan ayam sehingga menciptakan rantai usaha yang berkelanjutan.

Menteri PPPA mengapresiasi inovasi yang dilakukannya sebagai contoh nyata bahwa perempuanmemiliki kemampuan besar untuk menjadi agen perubahan, baik bagi keluarganya maupunlingkungan sekitar.

"Ibu-ibu bisa mencontoh usaha seperti Ibu Ema ini, karena memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar, mulai dari organik dan anorganik, kemudian mengolahnya menjadi sebuah ekosistem. Ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita sekaligus memberikan nilaiekonomi bagi keluarga," ujar Ariefah.

Menurutnya, kisah Ema menunjukkan pemberdayaan perempuan tidak hanya menghasilkan peningkatan pendapatan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya inovasi yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara bersamaan.

Senada dengan itu, Kepala BPS menilai usaha yang dikembangkan Ema merupakan contoh pemberdayaan ekonomi yang memiliki rantai nilai lengkap dari hulu hingga hilir.

Melalui PNM Mekaar, jutaan perempuan prasejahtera didorong agar mampu membangun usaha yang lebih mandiri, berdaya saing.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |