jpnn.com, JAKARTA - Maestro seni kontemporer Indonesia Heri Dono menghadirkan kejutan baru bagi pencinta seni dan kolektor perhiasan.
Bersama Adelle Jewellery, G3N Project, dan Studio Kalahan, Heri menerjemahkan karakter visual khasnya ke dalam koleksi perhiasan edisi terbatas.
Kolaborasi lintas disiplin tersebut diperkenalkan dalam acara privat bertajuk 'The Collectors Gallery: Gems & Arts' di Park Hyatt Jakarta, 17–18 Juli 2026.
Acara ini mempertemukan pelaku industri perhiasan, kolektor seni, serta pencinta batu permata dalam ruang apresiasi yang memadukan seni rupa dengan perhiasan mewah.
Heri Dono menilai kolaborasi menjadi salah satu cara memperluas ekosistem seni sekaligus membuka dialog baru antara seni murni dan industri kreatif.
“Seni merupakan katalisator berbagai disiplin ilmu. Perhiasan juga bagian dari seni dan memiliki ruang apresiasi yang luas di masyarakat, tidak hanya di kalangan kolektor seni rupa,” kata Heri Dono, Jumat (17/7).
Menurut Heri, dunia seni murni saat ini menghadapi tantangan berupa kecenderungan selera yang seragam dan stagnasi di sejumlah ruang pamer maupun perhelatan seni internasional.
"Karena itu, kolaborasi dengan sektor lain dibutuhkan untuk melahirkan perspektif baru dalam praktik seni kontemporer," ujarnya.










































