jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil membukukan laba bersih Rp 56,3 triliun sepanjang tahun 2025 yang diklaim sejalan dengan estimasi.
Kinerja keuangan solid itu didorong pertumbuhan kredit yang kuat, serta pengelolaan kualitas aset yang terjaga dengan baik.
Pada kuartal IV-2025, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp 18,6 triliun, menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 40% secara kuartalan (qoq) atau 35% secara tahunan (yoy).
Dengan capaian tersebut, total laba bersih perseroan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 56,3 triliun, tumbuh 1% dibanding tahun sebelumnya.
Analis MNC Sekuritas, Victoria Venny memberikan catatan positif atas pencapaian emiten saham BMRI tersebut.
“Perolehan laba bersih tersebut sejalan dengan estimasi kami dan lebih tinggi dari konsensus masing-masing sebesar 101% dan 110%,” ungkap Victoria Venny dalam risetnya, dikutip Jumat (20/2).
Terkait indikator profitabilitas, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Mandiri pada tahun 2025 berada di level 4,9%, terkoreksi 26 bps secara tahunan.
Penurunan ini dipicu yield kredit yang melandai, namun dampaknya berhasil diminimalisir melalui penurunan biaya dana (cost of fund/CoF).












































