jpnn.com, MANGGARAI TIMUR - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menyebut pemerintah harus memperhatikan urusan mental warga terdampak bencana Nusa Tenggara Timur (NTT), selain sisi rekonstruksi fisik.
Hal demikian dikatakan dia saat mengunjungi warga terdampak bencana di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/9).
“Rekonstruksi fisik memang penting, tetapi setelah itu, rekonstruksi mental juga harus menjadi prioritas. Trauma healing harus diperkuat,” ujar Kholid melalui keterangan persnya, Sabtu (5/9).
Kholid dalam kunjungannya ke NTT melihat langsung kondisi rakyat yang menghadapi ketakutan akibat gempa susulan.
Hingga kini, kata dia, sebagian warga belum berani kembali tidur di dalam rumah dan memilih bertahan di tenda pada malam hari.
"Kami melihat masyarakat masih belum berani tidur di dalam rumah. Setiap hari masih merasakan gempa," ujarnya.
Menurut Kholid, dampak gempa di NTT tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan, melainkan trauma mendalam masyarakat, terutama anak-anak.
"Malam hari mereka tidur di tenda, sekolah pun masih berlangsung di tenda. Artinya, rasa trauma itu masih sangat kuat,” katanya.













































