jpnn.com, JAKARTA - Kinerja emiten tambang pelat merah yang berada di bawah Grup MIND ID diproyeksikan akan meningkat pada semester II-2026 seiring membaiknya harga komoditas global.
Pengamat Tambang dan Energi Ferdy Hasiman memperkirakan pertumbuhan kinerja emiten-emiten tersebut dapat meningkat rata-rata hingga 30 persen.
Proyeksi tersebut didukung oleh tren penguatan harga berbagai komoditas tambang, mulai dari nikel, timah, batu bara hingga tembaga.
"Saya kira bisa tumbuh rata-rata 30 persen karena melihat harga komoditas sekarang," ujar Ferdy dalam keterangannya, pada Rabu (29/7).
Dia mencontohkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dinilai memiliki prospek cerah berkat pengembangan proyek hilirisasi nikel.
Smelter ANTM di Sulawesi Tengah yang berkapasitas sekitar 27 ribu metrik ton ditambah proyek Feni Haltim di Halmahera yang berkapasitas sekitar 14 ribu metrik ton dinilai akan semakin memperkuat kontribusi perusahaan terhadap kinerja Grup MIND ID.
“Itu akan mendorong kinerja dari MIND ID Karena itu anak perusahaannya yang menurut saya cukup progresif untuk membangun proyek hiliriasi tambang,” kata dia.
Diketahui, beberapa lembaga internasional telah mengungkap patokan harga nikel untuk 2026.











































