Kepercayaan Publik Tergerus, PSSI Jadikan Piala AFF 2026 Ajang Kebangkitan Timnas

1 day ago 27

Kepercayaan Publik Tergerus, PSSI Jadikan Piala AFF 2026 Ajang Kebangkitan Timnas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Suporter Timnas Indonesia. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengakui Timnas Indonesia sedang menghadapi krisis kepercayaan dari para suporter setelah mimpi tampil di Piala Dunia 2026 kandas.

Menurutnya, kegagalan tersebut membuat antusiasme publik terhadap Skuad Garuda tidak lagi sebesar sebelumnya.

Situasi itu menjadi alarm serius bagi PSSI. Sebagai langkah pembenahan, federasi mengambil keputusan besar dengan menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru menggantikan Patrick Kluivert.

Sosok asal Kanada itu diharapkan mampu mengembalikan daya saing Timnas Indonesia sekaligus membangkitkan kembali kepercayaan suporter yang mulai memudar.

"Jujur saja, kami semua itu di PSSI sangat merindukan suasana ketika timnas mendapat dukungan penuh. Setelah tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan publik terhadap timnas memang menurun," kata Sumardji.

PSSI kini memasang target tinggi di Piala AFF 2026 sebagai momentum kebangkitan.

Turnamen yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang dianggap sebagai kesempatan emas bagi Rizky Ridho dan kawan-kawan untuk membuktikan Timnas Indonesia masih layak mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Penurunan antusiasme suporter terlihat jelas dari jumlah penonton dalam FIFA Series Maret 2026. Saat menghadapi Saint Kitts dan Nevis, Stadion Utama Gelora Bung Karno hanya dihadiri sekitar 26 ribu penonton. Angka itu kembali turun menjadi 24 ribu saat Indonesia berjumpa Bulgaria.

Ketua BTN Sumardji ingin menjadikan Piala AFF 2026 sebagai momen kebangkitan Timnas Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |