Kabawa Hente

3 hours ago 24

Oleh: Dahlan Iskan

Kabawa Hente

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Saya berlinang membaca WA-WA kekhawatiran Evi yang tidak dibalas suami. Evi, hari Senin malam itu, tidak tidur semalam suntuk: menunggu suami pulang. Jam 4 pagi pun Evi masih mengirim WA ke suami: "ayah nginep?"

Tidak juga ada jawaban.

Lihatlah foto screenshot WA antara Evi dan suaminyi: Heriyanto, pemandu lima wartawan yang meliput erupsi Anak Krakatau dari dekat Senin lalu.

Kabawa Hente

Pukul 18.13 sang suami tiba-tiba kirim foto Anak Krakatau yang menyemburkan abu di tiga atau empat titik yang agak berjauhan. Tidak ada teks di WA ke istri itu. Hanya foto. Satu foto.

Evi langsung melihat WA yang berisi foto itu. Agak lama dia menatap foto kiriman suaminyi itu. Foto yang bagus (Lihat Disway kemarin).

Tujuh menit kemudian Evi membalas kiriman foto dramatis itu: "Wow" respons Evi pada karya sang suami yang bisa memotret erupsi dari dekat.

Evi menunggu WA susulan dari sang suami. Tidak ada. Tunggu lagi. Tidak ada. Dia pantengi layar HP suami. Lho kok tiba-tiba tidak ada sinyal. Setiap dikontak hanya tut pendek. Padahal selama ini sinyal di sekitar Krakatau selalu bagus.

Saya berlinang membaca WA-WA kekhawatiran Evi yang tidak dibalas suami. Evi, hari Senin malam itu, tidak tidur semalam suntuk: menunggu suami pulang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |