jpnn.com - Bek Persija Jakarta Jordi Amat menutup musim pertamanya di kompetisi sepak bola Indonesia dengan perasaan bangga.
Meski gagal mengantar Macan Kemayoran meraih gelar juara Super League 2025/26, Jordi menilai perjalanan tim sepanjang musim patut diapresiasi.
Menurutnya, Persija telah memperlihatkan semangat juang dan kualitas permainan yang membuatnya optimistis menatap musim depan.
"Di musim pertama bersama Persija, sangat bangga dengan perjuangan kami di setiap pertandingan. Kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Indonesia," ucap pemain berdarah Spanyol itu.
Musim debut Jordi di kompetisi sepak bola Indonesia memang diwarnai berbagai cerita.
Eks pemain Real Betis itu ikut mengantar Persija terus bersaing di papan atas hingga akhir kompetisi.
Macan Kemayoran akhirnya menutup musim di posisi ketiga dengan raihan 71 poin, hasil dari 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan.
Jordi sendiri memiliki peran penting dalam pencapaian tersebut. Selain menjadi pemimpin di area pertahanan, pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu turut berkontribusi saat tim membangun serangan.

















.jpeg)




















