Penyedia jaringan terbesar di Australia, yaitu Telstra, sempat mengalami gangguan dan menyebabkan jutaan warga Australia tidak bisa menelepon atau mengakses internet.
Tak hanya itu, sistem pembayaran dan transportasi umum di Australia juga terpengaruh akibat gangguan yang dideteksi pada Rabu pagi tadi.
Namun, Telstra mengatakan sebagian besar layanannya telah dipulihkan.
"Sudah ada kemajuan dalam pemulihan layanan, hampir 90 persen panggilan dan data kini berhasil mengalir melalui jaringan," bunyi pernyataan seorang juru bicara.
"Tim kami bekerja secepat mungkin untuk memulihkan layanan yang tersisa dan mengembalikan jaringan internet semua pelanggan."
Chief Financial Officer Telstra, Michael Ackland, mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan gangguan jaringan disebabkan oleh "aktivitas jahat".
Ia mengatakan perusahaan telekomunikasi itu tidak mengetahui apa "akar penyebabnya."
Namun, Michael mengatakan ia percaya gangguan tersebut kemungkinan dipicu oleh masalah di pusat data yang dioperasikan oleh Telstra di Sydney dan Melbourne.






































