jpnn.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menggelar Indonesia Sport Summit (ISS). Melalui ISS 2026, Menpora Erick Thohir sebagai penggagas event tahunan yang digelar sejak 2025 itu melanjutkan upayanya mendorong olahraga kian berdampak secara ekonomi.
Berpidato sebagai pembicara kunci pada pembukaan ISS 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (11/9), Erick mengaku bersyukur dengan tingginya antusiasme pada event yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor olahraga itu.
“Alhamdulillah ramai,” ujar Erick saat membuka event bertema ‘Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry’ itu.
Menteri berlatar belakang pengusaha tersebut memerinci pada ISS 2025 terdapat 17 ribu peserta, sedangkan jumlah pendaftar ISS 2026 mencapai 74 ribu peserta dari berbagai pemangku kepentingan di bidang olahraga. Erick menyebut hal itu membuktikan olahraga telah menjadi elemen penting.
Lebih lanjut mantan menteri badan usaha milik negara (BUMN) itu menegaskan bahwa ada hal penting untuk memajukan olahraga yang tidak hanya bagus secara prestasi, tetapi juga berimpak pada ekonomi. Menurut Erick, kekompakan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kuncinya.
Namun, Erick menyebut langkah utama yang diperlukan ialah kesatuan di tingkat pemerintah terlebih dahulu. Saat ini, pemerintah terus mendorong deregulasi aturan, khususnya terkait olahraga dan sport event.
Erick menegaskan ada 191 aturan yang mesti dideregulasi. “Perizinan dipermudah,” katanya.
Selain itu, Kemenpora berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) guna memudahkan penyelenggaraan sport event. Menurut Erick, Kemenpora dan Kemenpar sudah satu visi soal itu.
















































